DesainView All

Seni MusikView All

Tuesday, January 16, 2018

Kemakmuran Negara Dan Feng Shui Antara Fakta Dan Mitos

Kemakmuran Negara Dan Feng Shui Antara Fakta Dan Mitos
Dalam buku Lillian Too dengan judul "Essential Feng shui, Pedoman Utama dalam Feng Shui", di mana sudah diterjemahkan dan diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo pada halaman 228 - 229 dia menuliskan sepnggal kata yangisinya seperti dibawah ini:

Saat jalur kereta api cepat (Mass Railway Transit) sedang dalam pembangunan di pulau tersebut, kemudian beredar uang logam pecahan 1 dolar Singapura  bahwa pembangunan jalur kereta api cepat tersebut bisa menyebabkan masalah feng shui yang buruk bagi pulau tersebut, dan mungkin saja kemakmuran pulau tersebut bisa saja hilang.

Semua keluarga harus memasang cermin Pa Kua, yaitu bentuk benda berbentuk segi delapan dan bagi para praktisi feng shui ini bukan barang baru lagi. Wah, bisa-bisa terjadi perang etnis! Bagaimana caranya memaksa semua keluarga memasang cermin Pa Kua di rumah mereka ? "Saya bisa membuat semua orang ingin memiliki sebanyak mungkin Pa Kua secepatnya." Tidak lama kemudian lahirlah uang logam 1 dolar Singapura, yang berbentuk segi delapan seperti Pa Kua.

Meskipun mata uang tersebut sudah diedarkan ternyata Singapura tetap dilanda resesi pada tahun 1985 - 1986. Koin mata uang tidak menyimbolkan Pa Kua sama sekali, dan tidak berpengaruh apa-apa meskipun setiap orang mengantonginya. Oleh karena itu muncul lagi ide baru - label pajak jalan! Label pajak jalan kemudian diubah dari bentuk piringan bulat menjadi berbentuk segi delapan.
gambar uang kertas lima puluh dolar Singapura.

Uang kertas ini memperlihatkan bahwa Presiden Sheares di atas jembatan layang menyebrangi mulut sungai Singapura. Jika jembatan layang tersebut dibangun, bisa melukai mulut dan kepala Merlian Singapura, yang kemudian akan menyebabkan nasib sial yang sangat buruk pada pulau tersebut. Kemudian dicantumkan gambar naga pada sudut kanan atas uang kertas lima puluh dolar Singapura, bertahun-tahun yang lalu. Naga akan menyeimbangkan segala sesuatu yang terjadi pada mulut sungai, dan sementara itu juga akan membawa kemakmuran kepada negara pulau tersebut. Naga ini akan menyebarkan kemarmuran sepanjang dan seluas pulau tersebut, membawa kekayaan dan kesuksesan.

Manfaat apa yang dapat kita ambil dari kisah di atas bagi kita ? 

Sekarang, ambil dan amatilah uang logam pecahan Rp. 100,- produksi lama (tahun 1996), berwarna coklat dengan gambar karapan sapi. Di balik gambar karapan sapi tersebut terdapat Garuda Pancasila yang dikelilingi oleh segi delapan, bentuk Pa-Kua.

Bagaimana dengan negara kita yang masih tetap terpuruk oleh krisis moneter sejak 1997 dan sampai sekarang belum tampak tanda-tanda menggembirakan ?

Apabila Anda tinggal di Jakarta dan iseng mengamati papan iklan yang terpasang pada billboard maupun neon sign, Anda akan menemukan bukti pembayaran (label) pajak iklan yang tertempel berbentuk segi delapan berwarna merah. Apakah kedua kenyataan di atas menunjukkan bahwa Pemda DKI mengikuti jejak Pemerintah Singapura agar Jakarta maju sama seperti Singapura memakai label pajak jalan untuk kemakmuran negaranya ?

Singapura sedang dilanda resesi menyusul hancurnya gedung WTC ditabrak pesawat yang dibajak teroris ? Tanda-tanda Singapura resesi sudah dapat dideteksi sejak lama, yaitu saat ambruknya saham-saham yang masuk listing Nasdaq. Ekspor Singapura pada tahun 2001 ini diperkirakan turun sebesar 3 % (Asian Wall Street Journal, October 29, 2001) dan terus bertambah pengangguran membuat Pemerintah Singapura - kemenangan mutlak oleh PAP pada Pemilu sudah banyak diperkirakan banyak orang - terus kalang-kabut berusaha mencari program-program penanggulangannya.

Apakah Singapura akan menggunakan feng shui lagi untuk mengatasi problem di atas atau PAP sudah membuat program yang mampu mengembalikan ekonomi Singapura agar membaik, karena untuk tahun berikut sudah berani membuat prediksi bahwa ekspor akan naik sebesar 6,2 %. Kita tunggu. Akhir kata, apabila efektif maukah kita menirunya ?

Demikianlah postingan Kemakmuran Negara Dan Feng Shui Antara Fakta Dan Mitos, baca juga contoh wallpaper dinding 3 Dimensi dan juga Logo-Logo Terbaru Perusahaan Ternama senimania

Gedung World Trade Center Amerika, Konsep Lima Binatang Menurut Feng Shui

Feng Shui World Trade Center Amerika Konsep Lima Binatang
Tanggal 11 September 2001 adalah tanggal yang akan dikenang oleh seluruh orang di seluruh dunia. Pada tanggal ini, pagi hari, gedung kembar WTC (World Trade Center) di New York runtuh, setelah ditabrak oleh dua pesawat sipil yang dibajak. Peristiwa itu langsung dapat dilihat lewat layar TV ke seluruh dunia, bahkan CNN lewat situsnya menyajikan foto-foto.

Kemegahan gedung WTC dekat dengan Wall Street, dianggap sebagai simbol kedigdayaan sekaligus arogansi negara Amerika dalam ekonomi dunia atau keterlibatannya dalam politik negara-negara lain.

Pada masa pemerintahan Clinton, perekonomian berkembang pesat dan kuatnya mata uang dolar mengimbas dan memporakporandakan perekonomian negara-negara Asia pada tahun 1997 dan 1998. Tetapi pada penghujung tahun 2000 dan awal tahun 2001, kekuatan ekonominya terus melemah. Pada tahun ini, sampai awal Oktober, Fed sudah sembilan kali menurunkan suku bunga. Ditambah dengan efek hancurnya WTC, maka tanda-tanda bahwa perekonomian Amerika terus memburuk sudah membayang.

Sejarah singkat WTC

Sejak awal berdirinya, tahun 1972, gedung WTC sudah membawa permasalahan. Pada masa itu, kelompok perduli lingkungan (environmentalist) menyatakan bahwa gedung itu merupakan beban bagi lingkungan hidup karena harus memasok listrik ke 9,5 juta kaki persegi kompleks perkantoran tersebut. Stasiun TV mengeluhkan tinggi gedung mengganggu sinyal siaran.

Produsen besi Amerika melakukan protes karena 50.000 ton besi – 25 % dari total kebutuhan pembangunan, harus diimpor dari Jepang. Dalam perkembangan, di sekeliling gedung kembar ini dibangun 5 gedung (kantor) tambahan yang baru selesai dibangun pada tahun 1977. Ketenaran gedung ini, rupanya, membuat Gorbachev ingin melakukan perundingan dengan Presiden Reagan pada gedung tersebut. Tahun 1993, teroris memasang bom mobil tetapi hanya melukai ratusan orang.

Sajian di atas adalah sisi buruk, tetapi bukan berarti tidak ada sisi baik gedung tersebut. Keberadaan gedung kembar ini mampu membuat perekonomian kota New York meningkat pesat dengan banyaknya perusahaan ekspor-impor menyewa dan mengendalikan aktivitasnya lewat kantor perwakilan yang ada pada gedung tersebut

Gedung kesepian

Nafsu untuk berlomba membangun gedung tertinggi barangkali agak menurun setelah ada peristiwa itu. Dua gedung WTC dengan tinggi masing-masing 417 meter dan 415 meter, dulunya adalah gedung tertinggi, sebelum dibangun gedung kembar Petronas di Malaysia dengan tinggi 452 meter. Agar tidak disebut ketinggalan jaman, Cina juga mempunyai ambisi mempunyai gedung tertinggi, yaitu dengan akan dibangunnya Shanghai World Financial Center yang tinggi 460 meter.

The London Bridge Tower yang tingginya 1365 feet (436 meter), sementara ini, merupakan gedung tertinggi yang dimiliki Inggris. Apakah karena dibangun di Cina - pertimbangan feng shui, sehingga bentuk gedung Shanghai World Financial Center berbentuk runcing ke atas, layaknya api, padahal arsitek gedung itu bukan dari Cina ?. Bentuk gedung ini dapat Anda lihat pada kpf.com/projects/mori.htm.

Dari semua gedung-gedung tertinggi tersebut terdapat beberapa persamaan, yaitu pada umumnya mereka berdiri tegak sendirian, kecuali gedung kembar seperti WTC dan Petronas. Kedua kedung kembar inipun tampak tidak harmonis dengan lingkungan sekitarnya, yang hanya merupakan gedung-gedung yang tidak terlalu tinggi.

Feng shui

Konsep Lima Binatang Menurut konsep ini suatu bangunan mempunyai feng shui menguntungkan apabila mempunyai (binatang) pelindung, yaitu: kura-kura hitam; naga hijau; harimau putih dan burung phoenix merah. Apabila kehadiran semua pelindung tidak dimungkinkan, maka yang harus ada adalah kura-kura hitam, yaitu: bangunan yang mempunyai jarak tertentu dan harus lebih tinggi terletak di belakang gedung. Satu binatang lain adalah ular kuning di tengah. Kelima binatang tersebut melambangkan lima unsur dengan warna yang sama, yaitu: air (hitam); kayu (hijau); logam (putih); api (merah) dan tanah (kuning).

Menurut feng shui aliran bentuk, suatu bangunan harus harmonis dengan lingkungan. Harmonis dalam hal ini suatu bangunan tidak terlalu menonjol atau sangat berbeda (kontras) dengan bangunan-bangunan lain yang ada disekitrarnya.
Pembahasan

Gedung kembar WTC (110 lantai) tidak memiliki bangunan pelindung. Gedung kembar tersebut tidak saling melindungi akan tetapi berdiri sudut menyudut, dimana sudut satu gedung bertemu dengan sudut gedung lainnya. Lima gedung yang dibangun kemudian hanya berupa bangunan yang hanya puluhan lantai saja. Master Lam Kam Chuen menyebut bahwa bangunan yang berdiri tinggi sendirian dan bentuknya persegi layaknya seperti paku yang belum dipukul.

Gedung tinggi terkadang digunakan untuk mencerminkan suatu keangguhan atau menunjukkan kehebatan atau ingin tampil lain dari yang lain. Hal tersebut ingin ditonjolkan sehingga membuat tidak harmonis dengan gedung-gedung disekitarnya. Bagaimana dengan menara Petronas ? Perbedaan utama adalah bentuk gedung. Bentuk gedung, terutama gedung tinggi, harus disesuaikan dengan karakteristik lima unsur. Api adalah unsur yang paling sesuai. Bentuk gedung yang persegi menunjuk karakteristik unsur air. Menghadirkan unsur api pada gedung adalah membuat bentuk runcing, seperti halnya nyala api.

Syarat mutlak untuk gedung tinggi yang berdiri sendirian adalah bentuknya harus disesuaikan dengan unsur api. Barangkali, pernyataan inilah yang membuat Kremlin atau Menara 46, gedung tertinggi di Jakarta yang dibuat dengan bentuk seperti pena yang menunjuk ke langit. Mengapa WTC yang sering menjadi sasaran bom/teroris, sama seperti bom di Atrium Senen ?. Tragedi WTC tidak dapat hanya dilihat dari bahasan sederhana seperti di atas, karena perlu dipertimbangkan faktor lain, seperti: kombinasi Siang Sin dan Chor Sin.

Demikianlah ulasan singkat postingan Gedung World Trade Center Amerika, Konsep Lima Binatang Menurut Feng Shui, baca juga postingan lainnya seperti contoh desain menarik logo doodle

Arsitektur Wisma Gedung GKBI Jakarta Menurut Feng Shui

Arsitektur Wisma GKBI Jakarta Menurut Feng Shui
Begitu memasuki lobi gedung GKBI, Anda akan bertemu dengan lobi yang luas dan memberi suasana nyaman. Banyak sofa dan meja seperti layaknya lobi hotel berbintang lima langsung tersedia untuk Anda. Belum lagi dinding-dinding lobi digantungi dengan lukisan-lukisan dengan ukuran besar dan menggunakan warna-warna terang.

Beberapa lukisan masuk aliran abstrak. Hal ini mungkin berbeda dengan gedung perkantoran lain. Tidak perduli apakah anda bertemu rekan bisnis, teman atau sekedar duduk menunggu panggilan mobil suasana lobi sangatlah mendukung.

Pemeriksaan akan dilakukan bagi anda yang pertama kali datang ke sana atau orang dianggap mencurigakan akan langsung didekati Satpam dan ditanya keperluannya. Bagi yang tidak mempunyai tanda pengenal harus memasang 'lencana' tamu yang harus ditempel di baju. Kewaspadaan ini perlu dimaklumi karena gedung GKBI termasuk rawan.

Beberapa kali mendapat ancaman bom membuat penjagaan gedung diperketat untuk melindungi para tenant yang umumnya merupakan perusahaan terkenal atau merupakan afiliasi dari perusahaan mancanegara.

Terletak di ujung jembatan Semanggi, gedung GKBI termasuk gedung paling megah dan baru dibandingkan dengan gedung-gedung tetangganya seperti BRI I dan BRI II atau yang lebih jauh Gedung Bank Perdania. Untuk memasuki wilayah gedung itu harus melalui Gedung BRI II yang terletak di sebelahnya atau lewat jalur lambat, jalur sepeda motor, yang melewati "kolong" Semanggi. Gedung berlantai 40 ini tidak memberi kesempatan nomor untuk lantai-lantai yang mengandung angka 4, sehingga tidak akan Anda temui lantai 4, 14, 24 dan 34.

Kembali berbicara mengenai kemegahan lobi haruslah dipahami bahwa ada dua lobi yang menghadap barat dan menghadap timur tanpa perbedaan dalam fasilitas seperti yang sudah disebut di atas. Kedua lobi tersebut terhubung oleh anak tangga.
Arsitektur Wisma GKBI Jakarta Menurut Feng Shui
Sebenarnya gedung mempunyai arah hadap timur dan barat, tetapi khusus untuk lobi di timur, dengan alasan tertentu, dibuat miring sehingga arah hadap pintu lobi menjadi arah selatan. Terdapat tangga yang menghubungkan 2 lobi dengan bentuk menarik. Disebut menarik karena terbuat dari pualam putih, lebar anak tangga dari besar terus mengecil yaitu mulai dari lobi selatan menuju lobi barat.

Ada 28 anak tangga, di mana setiap 7 anak tangga akan dipisahkan oleh sebuah lantai datar. Untuk memberi kesan artistik sekaligus untuk mengakomodir bentuk tangga, maka di samping tangga dibuat pegangan stainless steel yang dibentuk seperti gelombang air atau ombak.

Di depan lobi selatan (menghadap jalan Sudirman) dibuatlah air terjun untuk mendapatkan efek menguntungkan dari air. Keterbatasan lahan untuk memperoleh efek air yang menguntungkan membuat Grup Mulia, pembangun gedung ini, menggunakan nozzle untuk menyemprotkan air. Bentangan kolam relatif kecil karena dibuat berbentuk setengah elips. Diameter (garis tengah) elips +/- 24 yang terbagi menjadi 3 bentangan pilar masing-masing 5 meter dengan lebar pilar 1 meter ditambah dengan bentangan penutup yang lebarnya masing-masing 3 / meter.

Di tengah kolam elips terdapat 6 air mancur yang dibuat simetri. Lebar terjauh dari titik pusah elips (fokus) +/- 3 meter. Sisi lengkung di sekeliling kolam berbentuk elips dipasang nozzle yang digunakan untuk menyemprotkan air dengan tekanan tinggi. Lewat tekanan air dari nozzle terjadilah friksi dengan air yang ada pada kolan dan air mancur. Friksi air ini mampu memciptakan 'kabut' air dan dalam keadaan cerah (matahrai bersinar) akan diperoleh efek prisma yaitu terbentuknya spektrum warna pelangi.

Apabila air dapat dibuat sedemikian rupa sehingga mampu memendarkan warna pelangi maka (energi) Chi akan datang. Pertimbangan inilah yang memang diinginkan oleh pembangun gedung agar Chi masuk dan memberi kemakmuran bagi para penyewanya. Hasil akhir adalah pengelola gedung dapat menetapkan harga sewa yang lebih tinggi. Pengenaan sewa gedung tinggi ini pula pernah membuat pengelola gedung terlibat sengketa di Pengadilan dengan salah satu penyewanya.

Manfaat air untuk menciptakan kemakmuran sekaligus memberi nilai astetis kepada gedung belumlah cukup untuk lobi selatan saja. Ada tambahan pengaturan air mancur yang terletak menjelang pintu ke luar gedung menuju jalan Sudirman. Ada 3 air mancur yang digunakan untuk menyiram lampu yang 'terbungkus' di dalam kotak kaca. Rasanya di malam hari akan terpancar keindahannya.

Demikianlah Arsitektur Wisma Gedung GKBI Jakarta Menurut Feng Shui, lihat juga artikel tentang Cerita Rumah Berhantu? Kenali Contoh Karakteristik Menurut Feng Shui dan Wallpaper gratis graffiti terbaru 2018

Jembatan Manfaat sekaligus Mudarat Begini Solusinya Bisa Dengan Feng Shui

Jembatan Manfaat sekaligus Mudarat Begini Solusinya Bisa Dengan Feng Shui
Bayangkan apabila pada waktu malam hari, kita berdiri di tengah jembatan, memandang air yang memantulkan sinar bulan. Sangat romantis. Apabila kita menonton film "Bridge of River Kwai" dengan setting perang, membangun, menguasai bahkan menghancurkan jembatan adalah tugas yang sangat vital bagi suatu pasukan.

Jembatan adalah alur logistik yang mutlak dalam suatu peperangan dapat dibuat atau diputus demi mencapai kemenangan dalam perang. Pertempuran untuk mempertahankan jembatan seringkali terjadi, baik pada jaman dahulu maupun jaman sekarang. Dalam artikel ini akan dijelaskan manfaat sekaligus mudarat jembatan, dengan sudut pandang atau pembahasan feng shui.

Jembatan
Dengan melihat kembali sejarah (perang) di atas tidaklah mengherankan apabila energi yang mampu dibangkitkan oleh jembatan sangat dasyat. Jembatan mampu menarik orang-orang dari jauh maupun dekat dan tidak terbatas apakah dia seorang pedagang bermodal atau pedagang kaki lima untuk mendatangi jembatan.

Mereka akan membuka stand dan menggelar barang dagangannya pada kontruksi jembatan yang membentang. Titik atau arah untuk mencapai jembatan adalah area konflik - dengan energi datang dari berbagai arah, pertemuan berbagai arus energi. Begitu pula, pola lalu-lintas di sekitar jembatan-jembatan besar menunjukkan banyak terjadi gerakan-gerakan yang saling berlawanan dan terkonsentrasi.

Pertemuan antar jalur-jalur yang ramai terus-menerus seperti ini membuat jembatan sangat cocok untuk lokasi komersial atau entertainmen dan sangat tidak cocok untuk tempat tinggal.

Jalan Blora 
Bagi anda yang tinggal di Jakarta - lewat kenangan lama, akan mengetahui bahwa jalan Blora yang terletak di ujung jalan Thamrin yang menuju jalan Sudirman adalah daerah yang sangat ramai. Di jalan Blora terdapat kantor, tempat-tempat "hiburan", restoran, dan apabila membelok ke jalan Kendal akan dijumpai banyak penjual sop kambing dengan merek 'kumis.'

Jembatan penyeberangan Mangga Dua
Ramainya kawasan pertokoan di jalan Mangga Dua, mulai dari Pasar Pagi Mangga Dua, ITC, Mal Mangga Dua, Mangga Dua Plaza bahkan yang akan segera berdiri WTC Mal (awal tahun 2003), membuat pengembang yang jeli melihat peluang berlomba menarik keuntungan dari kondisi di atas. Ada pengembang (developer) membangun jembatan penyeberangan - menyalahi ketentuan Pemda, untuk tempat berjualan dan dijual kepada pedagang-pedagang setelah dibagi-bagi menjadi kios-kios dengan ukuran tertentu.

Konflik dan pusat keramaian banyak berkaitan dengan jembatan. Pembangunan jembatan didasari dengan oleh berbagai pertimbangan. Feng shui dapat digunakan untuk menentukan tempat jembatan yang dibangun.

Apabila kita mengamati jembatan penyeberangan di depan kantor BII di jalan Thamrin, Jakarta dapat dilihat bahwa 'tusukan' dari bentangan jembatan itu diarahkan ke ruang kosong, bukan ke gedung. Begitu pula jalan layang di jalan Asemka membuat lingkungan Pasar Pagi (lama) menjadi makin sepi.

Demikianlah Postingan Dari Jembatan Manfaat sekaligus Mudarat Begini Solusinya Bisa Dengan Feng Shui, Lihat Juga Koleksi Gambar Gratis Pop Art Supermodel Senimania

inilah Periode Analisis Bintang Terbang Feng Shui China

inilah Periode Analisis Bintang Terbang Feng Shui China
Menganalisis suatu tempat tinggal dengan menggunakan Analisis Bintang Terbang (ABT) lazim dipakai para praktisi feng shui. Umur rumah atau tahun rumah dibangun atau terakhir dilakukan renovasi - yang mengubah luas bangunan rumah, akan selalu menjadi pertanyaan awal para praktisi feng shui. Semua rumah yang dibangun atau direnovasi antara tahun 1984 sampai dengan tahun 2003 disebut dengan rumah periode 7.

Terkadang timbul pertanyaan mengapa pembagian jangka waktu tersebut aneh ?. Untuk menjawab pertanyaan ini kita perlu melihat ke belakang (flash back) sejarah terjadinya kalender atau almanak yang sampai sekarang masih dipakai oleh masyarakat Cina.

Periode ABT ini sangat penting karena baik atau buruk feng shui suatu tempat tinggal tidak akan bertahan selamanya, akan tetapi berubah setiap jangka waktu 20 tahun. Untuk mempertahankan feng shui yang baik suatu rumah tinggal, sebagai contoh, maka perubahan periode harus diantisipasi agar dampak buruk yang mungkin timbul dapat dihindari.

Sejarah kalender Cina

Sistem kalender Cina jika diruntut ke belakang dimulai pada periode 2696 SM (Sebelum Masehi), yaitu semasa Dinasti Hsia, dimana pada saat itulah mulai ada pencatatan tentang waktu yang dituang dalam bentuk kalender. Pencatatan itu makin berkembang seiring dengan berjalannya waktu terutama pada penghujung dinasti Shang dan munculnya Dinasti Chou, dimana pada saat ini Raja Wu sebagai pendiri Dinasti Chou menekankan tentang perlunya regulasi tahunan dari kalender.

Karena pertama kali sistem kalender ini ada pada dinasti Hsia, maka untuk mengenangnya disebutlah dengan nama kalender Hsia. Mereka juga mempunyai pedoman dengan membagi suatu periode dengan selang waktu 3600 tahun yang disebut dengan epoch. Untuk memudahkan perhitungan, maka jangka waktu (epoch) dibagi lagi ke dalam dengan satuan 60 tahun. Setiap 60 tahun dibagi menjadi ke dalam lima 'Tahun besar" yaitu masing-masing dua belas tahun.

Dari perhitungan di bawah ini, dengan menggunakan tahun 2696 SM sebagai dasar acuan, dapat diketahui bahwa periode 7 (1984 - 2003) adalah epoch kedua daur ke delapan belas.

Perhitungan:

1.Tambahkan 2696 tahun pada tahun sekarang sebagai dasar perhitungan. 2696 + 2001 = 4697 tahun

2.Kurangkan angka yang didapat pada langkah 1 dengan 3600 tahun (epoch). 4697 - 3600 = 1097

3.Bagilah jangka waktu yang diperoleh pada langkah 1 dengan periode 60 tahun 1097 : 60 = 18 sisa 17 tahun

Jika dicermati periode 60 tahun adalah hasil permutasi antara unsur Batang Langit dan unsur Cabang Bumi. Batang Langit adalah kategori Lima Unsur (Wu Xing) yang dibedakan menjadi Yin dan Yang, sedangkan Cabang Langit adalah pemberian kategori tahun berdasarkan 12 jenis binatang yang seringkali lebih dikenal dengan Shio, dimulai dari Shio tikus sampai dengan shio babi. Meskipun pada awalnya pemberian nama berdasarkan nama binatang (shio) tidak dikenal dalam kalender Cina, tetapi catatan pemberian simbol binatang ini baru terjadi setelah abad kesepuluh

Batang Langit
Lima Unsur adalah kayu, api, tanah, logam dan air yang membentuk daur tertentu. Apabila masing-masing diberi kategori Yin dan Yang, maka akan diperoleh: Kayu Yang; Kayu Yin; Api Yang; Api Yin; Tanah Yang; Tanah Yin; Logam Yang; Logam Yin; Air Yang dan Air Yin.

Cabang Bumi
Cabang Bumi adalah pembagian suatu jangka waktu tertentu dengan menggunakan Shio sebagai pertanda. Shio tikus adalah shio pertama dan terakhir adalah shio babi.

Ada yang menyebut bahwa pembagian 12 kategori waktu ini didasarkan pada orbit planet Jupiter (mengelilingi matahari) yaitu selama 11,9 tahun.

Untuk membedakan kategori ini setiap shio diberi 'label' sesuai dengan lima unsur dengan kategori yin dan Yang secara bergantian, sehingga akan diperoleh: Tikus (Air Yang); Kerbau (Tanah Yin); Harimau (Kayu Yang); Kelinci (Kayu Yin); Naga (Tanah Yang); Ular (Api Yin); Kuda (Api Yang);
Kambing (Tanah Yin); Monyet (Logam Yang); Ayam (Logam Yin); Anjing (Tanah Yang) dan Babi (Air Yin).

Kotak Lo Shu
Kotak Lo Shu adalah matriks 3 x 3 yang berisikan angka dari 1 sampai dengan 9, di mana apabila dijumlahkan secara vertikal, horisontal maupun diagonal akan selalu diperoleh jumlah yang sama yaitu 15. Menurut sejarahnya diagram kotak Lo Shu ini terdapat pada punggung kura-kura yang muncul dari sungai Lo pada 6000 tahun yang lalu. Dengan mengaitkan periode 60 tahun ini menjadi suatu satuan tertentu yang disesuaikan dengan angka-angka pada kotak Lo Shu, yaitu 1 sampai dengan 9, maka akan diperoleh suatu 3 periode yang masing-masing mempunyai jangka waktu 60 tahun.

Periode kecil:  
- Daur pertama 1864 - 1983
- Daur kedua 1884 - 1903
- Daur ketiga 1904 - 1923
 
Periode sedang:  
- Daur keempat1924 - 1943
- Daur kelima 1944 - 1963
- Daur keenam 1964 - 1983
 
Periode besar:  
- Daur ketujuh 1984 - 2003
- Daur kedelapan 2004 - 2023
- Daur kesembilan 2024 - 2043

Analisis Bintang Terbang (ABT) adalah salah satu teori feng shui aliran kompas. ABT mengandung aspek dinamis - memperhitungkan aspek waktu - dibandingkan Teori Delapan Arah Rumah yang statis. Aspek dinamis ini diperlihatkan oleh aspek waktu dengan selang jangka waktu 20 tahun, meskipun dikenal pula ABT jangka waktu tahunan dan bulanan bahkan harian, akan tetapi semua itu hanyalah merupakan pengembangan dari ABT periode 20 tahunan.

Demikianlah inilah Periode Analisis Bintang Terbang Feng shui China, lihat juga gambar wallpaper dinding 3 dimensi dan desain lantai serta logo keren 2018

Mall Taman Anggrek Di Mata Feng Shui Yang Belum Kamu Tahu

Mall Taman Anggrek Di Mata Feng Shui Yang Belum Kamu Tahu
Sejak dibukanya Mal Taman Anggrek (MTA) pada tahun 1997, maka peta belanja berpusat di Jakarta Barat karena letak MTA ada di sini. Kehadiran MTA dapat dianggap sebagai landmark Jakarta Barat karena selama ini belum ada bangunan ‘monumental’ yang berdiri di Jakarta Barat.

Tahun berikutnya muncul pesaing Mega Mal di Jakarta utara atau Super Mal di Karawaci yang makin sepi meskipun banyak dilakukan perubahan paska kebakaran Mei 1998. Suatu tempat diamati – menurut feng shui, dari dua aspek utama yang menjadi pokok teori feng shui, yaitu: aspek bentuk yang menjadi bahasan feng shui aliran bentuk dan aspek arah yang menjadi bahasan feng shui aliran kompas.

Pemilihan toko di MTA digunakan untuk melengkapi bahasan tentang MTA menurut aliran kompas terdapat pada rubrik Peristiwa dan Prediksi.

Mall Taman Anggrek merupakan gambungan antara apartemen dan Mal.

Ada 8 gedung tinggi (tower) apartemen yang dibuat dengan formasi memeluk Mal, di mana 4 tower untuk apartemen dengan 2 kamar  dan 4 tower untuk apartemen dengan 3 kamar Apartemen dimulai dari lantai 10 sampai lantai 47 (presidential), kecuali 13 yang ditiadakan.

Mal terdiri dari 6 lantai (di luar Basement/Hero, lantai parkir 2) yaitu : lantai dasar (Banking Center), lantai dasar atas (Galeria 1 & Rimo 1), lantai 1 (Rimo 2, Galeria 2), lantai 2 (Megakids, Rimo 3), lantai 3 (Ski rink, Timezone, Tarra Megastore) dan lantai 4 (Anggrek 21, Samudra, Food court).

Posisi Mal ada di tengah 8 (tower) apartemen (5 mengelilingi Mal dan 3 agak terpisah) akan tetapi semuanya membentuk formasi melindungi Mal. Hal itu dapat diandaikan dengan 8 naga melindungi 1 mutiara. Menurut feng shui, formasi 8 naga melindungi mutiara, adalah formasi yang bagus. Tinggi masing-masing tower adalah 46 lantai (termasuk 3 lantai suite). Air hampir ada di semua penjuru Mal.

Di sebelah kiri dan kanan pintu masuk Mal lobi utama terdapat dinding yang dari atas mengalir air yang membentuk tirai air. Air mengalir dari lubang sehingga tidak diketahui sumbernya, salah satu prinsip utama feng shui air dan mengalir melewati dinding yang dibuat dari susunan batu kali yang dibentuk sedemikian rupa sehingga memiliki bentuk yang tidak rata. Jatuhnya air yang membentur kolam air yang terletak di bawah membentuk kabut uap air.

Begitu memasuki lobi utama Mal, kita langsung dapat memandang air terjun yang mengalir dari lantai 1 dan ditampung oleh kolam berbentuk oval. Apabila memandang ke atas, dari lobi utama, kita akan melihat bahwa 6 lantai termasuk lantai dasar ditopang oleh 2 pilar besar.

Tiga lantai yang terbawah adalah marmer warna hitam (sebagai tempat keluarnya air atau diberi tanaman plastik dan yang paling bawah adalah penampungan air berbentuk oval. Sedangkan 3 lantai di atasnya berupa bentangan lantai beton lurus. Susunan ini sama seperti susunan Pa-Kua (awal). Bentangan 3 lantai di atas melambangkan langit trigram: Chien dan 3 lantai di bawah melambangkan bumi (trigram: Kun).

Sepanjang anak tangga menurun menuju lobi bawah Ground di kiri dan kanan anak tangga mengalir air, dimana aliran air dibuat melewati 2 jenis anak tangga (simetri), yaitu: 8 anak tangga dan 5 anak tangga dengan permukaan ubin berwarna metalik. Dengan warna ubin metalik, air yang terkena sinar lampu, cahayanya berpendar dan mengeluarkan spektrum warna pelangi.

Aspek-aspek feng shui terutama feng shui air, yang ditonjolkan oleh MTA ternyata mampu mengundang lebih banyak pengujung. Antrian mobil, taksi dan bis-bis yang membawa turis mancanegara selalu memenuhi lobi terlebih pada hari Sabtu dan Minggu. Mengapa hal ini tidak dicoba ditiru oleh pusat pembelanjaan lainnya? Atraksi air yang ditampilan oleh MTA terbukti efektif menarik pengunjung.

Demikianlah Postingan Dari Mall Taman Anggrek Di Mata Feng Shui Yang Belum Kamu Tahu, Lihat Juga Gambar gratis wallpaper pop art dinding 3 dimensi yang keren

Tips Pemilihan Toko Di Mall Ala Feng Shui Yang Baik Dan Bisa Menguntungkan

Pemilihan Toko Di Mall Ala Feng Shui Yang Baik
Memilih toko yang terletak di dalam Mal memerlukan pertimbangan tersendiri. Feng shui dapat digunakan sebagai alat bantu untuk tujuan ini. Uraian di bawah ini terbatas hanya untuk mencari atau menentukan sektor-sektor yang menguntungkan untuk usaha, tanpa membahas tata-letak toko yang sudah dipilih.

Mal menawarkan ruangan yang sudah disekat-sekat untuk disewakan sebagai toko. Mal dengan luas lantai yang disewakan lebih dari 100.000 M2, menjadi hambatan tersendiri dalam memilih lantai dan lokasi yang cocok untuk toko.

Kedua dasar pertimbangan ini masih harus ditambah lagi dengan bentuk toko yang pada akhirnya akan menentukan design atau tata-letak mampu menarik pembeli.

Bagimana Mencari Lokasi Toko Yang Menguntungkan di Mall :

1.Buatlah bagan Analisis Bintang Terbang untuk keseluruhan Mal
2.Memadankan bagan tersebut dengan sektor-sektor pada Mal

3.Perhatikan angka Siang Sin dan Chor Sin untuk disesuaikan dengan jenis usaha yang ingin anda tekuni.

4.Hindari kombinasi angka kotak Lo Shu dan angka bintang air (Siang Sin) yang tidak menguntungkan.

Beberapa pedoman memilih lokasi toko :

Pilih sektor dengan bintang air (Siang Sin) angka besar karena menunjukkan ramai atau akan banyak dilalui orang.

Hindari bintang air (Siang Sin) angka kecil karena tidak ramai kecuali toko-toko yang menjual barang dengan turnover relatif lambat seperti pakaian, sepatu, peralatan elektronika.

Pilih lokasi dengan bintang gunung (Chor Sin) besar untuk lokasi usaha yang memerlukan ketenangan seperti bank, pakaian mewah, emas dan permata dan money changer.

Hindari kombinasi angka kotak Lo Shu dan angka bintang air (Siang Sin) yang tidak menguntungkan atau mungkin mendatangkan petaka atau musibah bagi penghuninya.

Apabila toko menempati sektor yang menguntungkan, hal ini dapat ditingkatkan dengan memasang alat atau atribut tertentu. Sebaliknya, apabila toko menempati sektor yang tidak menguntungkan atau berbahaya, maka harus dipasang alat atau atribut yang dapat menangkal hal tersebut.

Demikianlah Tips Pemilihan Toko Di Mall Ala Feng Shui Yang Baik Dan Bisa Menguntungkan, baca juga Kenali Contoh Karakteristik Rumah Berhantu Menurut Feng Shui Serta Arsitektur Gedung Bank Indonesia Dilihat Dari Fengshui Arsitektur

WallpaperView All

Seni Bela DiriView All