Jembatan Manfaat sekaligus Mudarat Begini Solusinya Bisa Dengan Feng Shui

Advertisement

Baca juga:

Jembatan Manfaat sekaligus Mudarat Begini Solusinya Bisa Dengan Feng Shui
Bayangkan apabila pada waktu malam hari, kita berdiri di tengah jembatan, memandang air yang memantulkan sinar bulan. Sangat romantis. Apabila kita menonton film "Bridge of River Kwai" dengan setting perang, membangun, menguasai bahkan menghancurkan jembatan adalah tugas yang sangat vital bagi suatu pasukan.

Jembatan adalah alur logistik yang mutlak dalam suatu peperangan dapat dibuat atau diputus demi mencapai kemenangan dalam perang. Pertempuran untuk mempertahankan jembatan seringkali terjadi, baik pada jaman dahulu maupun jaman sekarang. Dalam artikel ini akan dijelaskan manfaat sekaligus mudarat jembatan, dengan sudut pandang atau pembahasan feng shui.

Jembatan
Dengan melihat kembali sejarah (perang) di atas tidaklah mengherankan apabila energi yang mampu dibangkitkan oleh jembatan sangat dasyat. Jembatan mampu menarik orang-orang dari jauh maupun dekat dan tidak terbatas apakah dia seorang pedagang bermodal atau pedagang kaki lima untuk mendatangi jembatan.

Mereka akan membuka stand dan menggelar barang dagangannya pada kontruksi jembatan yang membentang. Titik atau arah untuk mencapai jembatan adalah area konflik - dengan energi datang dari berbagai arah, pertemuan berbagai arus energi. Begitu pula, pola lalu-lintas di sekitar jembatan-jembatan besar menunjukkan banyak terjadi gerakan-gerakan yang saling berlawanan dan terkonsentrasi.

Pertemuan antar jalur-jalur yang ramai terus-menerus seperti ini membuat jembatan sangat cocok untuk lokasi komersial atau entertainmen dan sangat tidak cocok untuk tempat tinggal.

Jalan Blora 
Bagi anda yang tinggal di Jakarta - lewat kenangan lama, akan mengetahui bahwa jalan Blora yang terletak di ujung jalan Thamrin yang menuju jalan Sudirman adalah daerah yang sangat ramai. Di jalan Blora terdapat kantor, tempat-tempat "hiburan", restoran, dan apabila membelok ke jalan Kendal akan dijumpai banyak penjual sop kambing dengan merek 'kumis.'

Jembatan penyeberangan Mangga Dua
Ramainya kawasan pertokoan di jalan Mangga Dua, mulai dari Pasar Pagi Mangga Dua, ITC, Mal Mangga Dua, Mangga Dua Plaza bahkan yang akan segera berdiri WTC Mal (awal tahun 2003), membuat pengembang yang jeli melihat peluang berlomba menarik keuntungan dari kondisi di atas. Ada pengembang (developer) membangun jembatan penyeberangan - menyalahi ketentuan Pemda, untuk tempat berjualan dan dijual kepada pedagang-pedagang setelah dibagi-bagi menjadi kios-kios dengan ukuran tertentu.

Konflik dan pusat keramaian banyak berkaitan dengan jembatan. Pembangunan jembatan didasari dengan oleh berbagai pertimbangan. Feng shui dapat digunakan untuk menentukan tempat jembatan yang dibangun.

Apabila kita mengamati jembatan penyeberangan di depan kantor BII di jalan Thamrin, Jakarta dapat dilihat bahwa 'tusukan' dari bentangan jembatan itu diarahkan ke ruang kosong, bukan ke gedung. Begitu pula jalan layang di jalan Asemka membuat lingkungan Pasar Pagi (lama) menjadi makin sepi.

Demikianlah Postingan Dari Jembatan Manfaat sekaligus Mudarat Begini Solusinya Bisa Dengan Feng Shui, Lihat Juga Koleksi Gambar Gratis Pop Art Supermodel Senimania